|

Sebuah perusahaan pemroduksi minuman anggur dan minuman beralkohol yang
memiliki fasilitas produksi di RRC sangat prihatin setelah mengetahui
bahwa salah satu produk bermerknya beredar di pasar gelap lokal. Berita
ini mengundang kecurigaan awal karena bagian inventori di lantai produksi
diawasi dengan sangat ketat dan tidak ada pelanggaran integritas yang
berarti.
Seorang konsultan diminta untuk menginvestigasi laporan tersebut. Setelah
menyamar sebagai konsultan manajemen dan memperhatikan metode produksi
selama empat belas hari, hasil investigasi meyakinkan dia bahwa seorang
manajer lokal terlibat dalam kegiatan kriminal remeh dan produk yang
dilaporkan telah dicuri pada kenyataannya dipalsukan di provinsi tetangga
untuk kemudian dijual di pasar gelap.
Pihak berwenang dihubungi dan selanjutnya dilakukan penggerebegan. Hasilnya
sepuluh orang ditahan dan selanjutnya dinyatakan bersalah.
Pelaku kriminal tersebut juga terbukti memproduksi parfum palsu dan hal ini telah diinformasikan kepada organisasi terkait.

Sebuah firma akuntan secara teratur mengirim kelompok-kelompok
kecil pengaudit ke negara-negara di Asia Tenggara saat terjadi insiden
di mana seorang pekerja wanita diancam dengan aksi perkosaan. Departemen
Sumber Daya Manusia perusahaan tersebut diminta untuk menerbitkan prosedur
kebijakan yang memastikan keselamatan seluruh pekerja badan usaha saat
menempuh perjalanan di daerah-daerah berbahaya.
Para konsultan pengamanan menyusun petunjuk kebijakan badan
usaha yang memastikan agar seluruh personel yang menempuh perjalanan
ke luar negeri pertama-tama melakukan pengecekan mengenai situasi keamanan
daerah tujuan mereka dan hanya menggunakan jasa transpor serta hotel-hotel
yang telah disetujui. Pekerja mana pun yang menempuh perjalanan ke lokasi-lokasi
berbahaya diserahi ringkasan informasi mengenai keamanan sebelum keberangkatan
dan pelatihan untuk membimbing mereka. Hal ini dilakukan pertama-tama
untuk menghindari dan bilamana benar-benar perlu untuk menghadapi situasi-situasi
yang mengancam. Seluruh pekerja memiliki nomor kontak telepon 'praktis'
selama 24 jam yang dapat dihubungi bila mereka berada dalam ketakutan
atau keprihatinan.
Sangatlah jelas bahwa kebanyakan pekerja tidak menyadari
akan adanya bahaya kultural dan fisik bekerja di negara-negara asing
yang tidak mereka kenal. Prosedur-prosedur tersebut segera diterapkan
dan memungkinkan organisasi itu mencanangkan program kepedulian secara
proaktif bagi seluruh pekerjanya.
Investigasi atas prosedur-prosedur semacam ini telah meningkatkan kepercayaan, kenyamanan, dan keselamatan para pekerja yang bekerja di negeri seberang.
Kembali ke
Atas |