Amicus:Mentor spesialis pengamanan, bermarkas di london, pengamanan global, angkatan bersenjata, layanan pengamanan, pengamanan komersial, sektor komersial, layanan intelijen, pasukan khusus,amicus mentor, pelindung, penasehat

Pemecahan Masalah Internasional Amicus:Mentor Investigasi, Intelijen & Informasi Amicus:Mentor Manajemen Krisis Amicus:Mentor Pemecahan Masalah Internasional Amicus:Mentor





Mengenai Kami
Klien Kami
Orang-Orang Kami
Rekrutmen
Pernyataan Misi
Etika
Layanan Kami
Solusi Pengamanan
Manajemen Krisis
Investigasi, Intelijen & Informasi
Pemecahan Masalah Internasional
Persyaratan
Privasi
Hak Cipta
Hubungi Kami
Temukan Kami



Accredited by National Security Inspectorate (NSI) Silver Guarding Award (www.nsi.org.uk)  Accredited by Quality Management Services (QMS) ISO 9001 (www.qmsuk.com)

Accredited by Investors In People (www.iipuk.co.uk)

Studi Kasus

Sebuah perusahaan minuman bermarkas di Australia telah menerima sejumlah keluhan dari konsumen yang mengklaim telah menemukan pecahan kaca dalam produk minuman ringan kalengan terkenal. Secara keseluruhan terdapat 7 keluhan: 4 dari Selandia Baru, 2 dari Australia, dan 1 dari Indonesia. Sebagai warga negara yang bertanggung jawab perusahaan tersebut segera mengambil langkah investigasi atas keluhan-keluhan itu dan karenanya menginformasikan kepada Departemen Kesehatan. Departemen terkait menuntut penarikan secepatnya produk tersebut di seluruh negeri dan memperingatkan bahwa perlu dilakukan penarikan secara internasional dalam waktu satu minggu: di mana biaya jangka pendek dan panjang yang diakibatkannya tak terhitung nilainya dan tak dapat dibatalkan, tidak hanya dalam hal pendapatan yang hangus, namun juga kerusakan nama merk tersebut.

Pada awalnya, perusahaan itu yakin bahwa mereka tidak memiliki alternatif selain bertindak sesuai instruksi Menteri. Bagaimanapun juga, penelitian selanjutnya mengenai masalah tersebut oleh seorang penasehat eksternal mengarahkan mereka untuk bertahan sampai keluhan-keluhan tersebut disahkan dan dibuatnya kaitan antara substansi keluhan tersebut dengan perusahaan, bersama-sama dengan pembuktian yang menguatkan keabsahan Menteri untuk menuntut penarikan penuh walaupun tanpa bukti tersebut. Setelah mengikuti nasehat ini, mulai tersingkap bahwa empat dari pihak pengadu sesungguhnya menemukan potongan kerikil kecil, bukan kaca, yang mungkin tersangkut di mulut kaleng dan tercelup saat dibuka. Keluhan lainnya ternyata jelas-jelas palsu dan oportunis. Dua sisanya sah, dengan pecahan kaca kecil terselip di luar pada mulut kaleng, barangkali sebagai akibat penyimpanan di antara botol-botol kaca dalam lemari minuman dingin.

Penelitian forensik atas partikel kaca membuktikan bahwa benda tersebut berbeda dengan yang digunakan pada fasilitas produksi. Audit menyeluruh atas fasilitas pengalengan menyingkapkan tidak terdapatnya cacat dan menegaskan integritas proses manufaktur. Nasehat hukum meyakinkan bahwa tidak perlu dilakukan panarikan sebelum dilakukan investigasi menyeluruh.

Penghematan yang diperoleh dari pemanfaatan nasehat independen konsultan tersebut mencapai jutaan dolar.

Studi Kasus

Seorang teknisi Swedia dan pengemudinya bekerja di sebuah perusahaan minyak internasional yang beroperasi di Kolumbia diculik orang-orang bersenjata ketika sedang dalam perjalanan untuk menghadiri rapat di lokasi pengilangan. Para penculik adalah anggota kelompok teroris revolusioner yang terkenal karena melakukan jenis kejahatan ini. Si pengemudi lokal dibebaskan pada hari berikutnya namun atasan si teknisi menerima tuntutan tebusan sebesar US$1M.

Seorang konsultan yang ahli di bidang ini dipanggil dan membantu kantor setempat di Bogota untuk membentuk komite manajemen krisis dan membuka saluran komunikasi dengan pelaku penculikan korban. Ini diikuti dengan serangkaian kontak dengan tokoh-tokoh yang kelihatannya paling mempengaruhi para penculik; dalam hal ini, para anggota senior Gereja dan kepala NGO lokal.

Selama periode ini keluarga korban sepenuhnya terlibat dalam proses negosiasi dan tetap diinformasikan mengenai perkembangan dan pengambilan keputusan setiap harinya. Setelah melalui serangkaian negosiasi dalam upaya mengulur waktu, korban akhirnya dibebaskan tanpa cedera dan dalam kondisi sehat dan sang konsultan mengatur kepulangannya.

Sebagai tambahan atas keberhasilan pembebasan korban tersebut, perusahaan minyak itu meminta nasehat sang konsultan mengenai bagaimana menyokong keamanan di lokasi pengilangan mereka dan bagaimana mengembangkan kebijakan dan prosedur untuk menekan peristiwa semacam itu agar tidak terulang lagi.

Kembali ke Atas

Mengenai Kami | Etika | Layanan Kami | Persyaratan | Hubungi Kami